Continuing Singapore Trip – FuturARCH 2013 – Part 2

Hai! Jumpa lagi!  Liputan futurArch day 3 kembali hadir!😀 I hope this one’s gonna be quick!

Oke, di hari ketiga ini, ada 3 tempat yang kami kunjungi. Yang pertama adalah City Square Mall. City Square Mall ini merupakan mall pertama yang mengusung tema “green” dan mendapatkan penghargaan GreenMark Platinum Award. Banyak banget teknologi-teknologi canggih di mall ini yang tujuannya adalah untuk efisiensi energi, seperti sensor termal di basement yang baru akan menyalakan lampu ketika mobil lewat, adanya taman di bagian depan mall, sensor hujan untuk irigasi tanaman, eco-restroom, dan lain-lain. Bahkan di dindingnya pun terdapat pesan-pesan yang sifatnya mengajak orang-orang untuk peduli lingkungan.

1 2CSM: Jian Honardy, ketua futurArch, bersama perwakilan City Square Mall (kiri), green-roof dan PV panel pada City Square Mall (kanan)

Selanjutnya, kita mengunjungi kantor arsitek WOHA. Di sana kita mendengarkan beberapa penjelasan mengenai proyek-proyek WOHA di Singapore, Indonesia, dan banyak lagi lainnya. Perancangan desain mereka mengutamakan konsep sustainability yang sering kita dengar. Kantor WOHA sendiri, kalau boleh dijelaskan sedikit, terkesan sangat homey. Di lantai atas terdapat dapur, lounge, dan juga terrace yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang meeting outdoor. Kayaknya bakal seru deh kerja di sana! :p

Kunjungan hari ketiga berlanjut ke National Library. Lokasi perpustakaan ini dekat dengan hotel kita yang berada di daerah Bugis. National Library ini sangat bagus. Di lantai-lantai tertentu, ada taman yang selain digunakan untuk penghijauan, juga dimanfaatkan untuk duduk-duduk maupun melihat pemandangan. Kita juga sempat mengamati cara mengembalikan buku di perpustakaan ini. Lain halnya dengan di Indonesia, sistem pengembalian buku di Singapore sudah menggunakan mesin/komputer. Bahkan denda buku pun kita bayarkan langsung ke mesin. Kerennya lagi, kita tidak perlu ke perpustakaan tempat kita meminjam buku untuk mengembalikan sebuah buku. Di mana pun kita dapat menemukan mesin tersebut, kita dapat mengembalikan buku karena nanti buku-buku tersebut akan dibagikan kembali ke perpustakaan yang tepat.🙂

3NL: Peserta futurArch bersama Pak Samuel berfoto bersama di taman National Library

Di penghujung acara, seluruh peserta menuju ke Bras Basah. Di kawasan Bras Basah inilah terdapat toko-toko buku maupun alat tulis yang menjual semua kebutuhan sebagai seorang arsitek. Banyak dari kami memborong buku-buku dengan harga miring. Bahkan, beberapa di antara kami sempat tawar-menawar dengan penjualnya. Setelah mengumpulkan berkilo-kilo buku, baru kami pulang dan menikmati free time hingga malam hari karena malam ini merupakan malam terakhir kami berada di Singapore. to be continued…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s