Continuing Singapore Trip – FuturARCH 2013 – Part 1

Hari yang baru telah tiba! Pukul 9 pagi, kita sudah berkumpul di lobby hotel dan segera berangkat menuju Singapore City Gallery atau disebut juga The URA (Urban Redevelopment Authority) Centre. Di sana, kita melihat-lihat sejarah perkembangan negara Singapore, terutama di bidang arsitekturnya. Setelah puas melihat-lihat, kita menyempatkan diri berkunjung ke perpustakaannya. Di perpustakaan, kita mendapat banyak sekali buku, katalog, dan majalah yang dibagikan free untuk pengunjungnya. Teman-teman kita dari UK Petra pun langsung semangat memilih buku yang akan dibawa pulang karna jumlahnya bukan main banyaknya!

ImageKefas, Yohanes, dan Pak Samuel memamerkan buku-buku hasil “jarahan” – Singapore City Gallery

ImageSingapore 3D Model – Singapore City Gallery

ImageThe URA Centre – Singapore City Gallery

Next, setelah kita makan siang di restoran, kita menuju ke Esplanade by the Bay! Pasti udah pernah denger semua kan tentang bangunan Esplanade ini? Itu loh, bangunan yang fasadnya mirip durian. Nah, ternyata, Esplanade ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu theatre dan concert hall. Pada tour kali ini, kita mendapatkan kesempatan untuk masuk ke dalam-dalamnya dan dijelaskan satu per satu bagiannya secara mendetail. Ternyata keren banget! Kubagiin sedikit ya di sini (persiapkan mata untuk membaca beberapa hal yang sains banget) :p

Sebagai sebuah theatre maupun concert hall, pastinya kebocoran suara dari dalam ataupun dari luar (jalan raya dan MRT station) sangat tidak diharapkan karena akan mengganggu jalannya pertunjukan. Menyiasati hal ini, struktur bagian dalam bangunan dan luar bangunan (yang berbentuk seperti durian itu) benar-benar terpisah agar tidak ada getaran yang dapat merambat melalui struktur (structure borne noise). Selain itu, di sekeliling kedua ruangan utama, yakni theatre dan concert hall, diberi lapisan seperti karet yang sangat tebal untuk meningkatkan kualitas akustiknya. Di bagian dalam teater pun tidak luput oleh material yang sifatnya menyebarkan, menyerap, maupun memantulkan suara ke seluruh ruangan dan semuanya harus sesuai perhitungan agar setiap penonton di dalamnya dapat mendengarkan sumber bunyi dengan jelas.

Cara mengatasi bunyi di ruang theatre masih belum ada apa-apanya dibandingkan di concert hall. Hal ini disebabkan oleh perbedaan fungsi ruang. Di ruang theatre, fokus penonton tidak terpusat hanya kepada suara, tetapi juga pertunjukan secara visual, sedangkan di ruang concert hall, bunyilah menjadi fokus utama penontonnya. Dengan perhitungan akustik yang begitu cermat, tour guide bangunan Esplanade ini mengatakan bahwa di mana pun posisi kalian duduk dalam ruangan tersebut, bunyi yang kalian dengar pasti memiliki kualitas yang sama. Dengan desain ruangan seperti ini, pemain orkestra di depan bahkan tidak memerlukan mikrofon ketika memainkan alat musiknya.ImagePeserta futurArch di Concert Hall – Esplanade

ImageStage yang ada di Concert Hall – Esplanade

Oke, perjalanan kita berlanjut. The next place we visited was… Marina Bay City Gallery! Ya, di Singapore ini kita banyak banget ke daerah Marina Bay. Perkembangan Singapore belakangan ini memang memusat di daerah Marina Bay. Marina Bay yang saat ini kita kunjungi ternyata masih berada di tahap permulaan. Banyak banget yang akan mereka lakukan untuk beberapa tahun ke depan ini.

 ImageMarina Bay City Gallery

Imageindoor tour – Marina Bay City Gallery

Imageoutdoor tour – Marina Bay City Gallery

Next, masih di kawasan Marina Bay, kita menuju ke Gardens by the Bay. Memang sih, kita nggak bisa masuk ke dalam-dalamnya, hanya melihat-lihat kawasan ini di area tamannya. Nah, dari tempat kita “beristirahat” sejenak ini, bisa kita lihat ada bangunan seperti menara yang tinggi banget bentuknya kalo dilihat dari atas seperti bunga. Tower-tower ini gak cuma berfungsi sebagai hiasan, lho. Katanya, di tower tertingginya digunakan sebagai restoran yang eksklusif banget. Kenapa bisa eksklusif? Karena yang dapat masuk ke restoran ini dalam waktu yang bersamaan hanya 40 orang. Bayangin kalo kita mau makan ke sana tanpa reserve dulu. Bisa-bisa kita diusir pulang dan nggak jadi makan ._.ImageEllena Monica, peserta futurArch di Gardens by the Bay

ImagePemandangan tower-tower di Gardens by the Bay pada malam hari

Hari kedua ini diakhiri oleh acara makan malam bersama di sebuah restoran. Overall, it was so much fun!

to be continued…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s