WISATA ARSITEKTUR


Hello Archies! Happy New Year 2013!! Mengingat liburan kalian masih sangat lama, kali ini Himaartra online bakal mengawali tahun dengan ulasan menarik tentang tempat-tempat liburan dengan nilai arsitektur yang tinggi. Kali ini, kita bakal ngasih kalian info menarik tentang tempat-tempat liburan menarik di Kota Jakarta. Jakarta sebagai ibukota Indonesia di samping dikenal sebagai hutan gedung-gedung tinggi dan modern, ternyata masih memilik tempat-tempat kuno yang memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang sangat tinggi. Nah, buat temen-temen yang bingung sisa liburan ini mau ngapain dan mau kemana, mungkin dapat mencoba untuk berkunjung ke Jakarta dan melihat tempat-tempat berikut ini. Selain liburan, kita juga bisa belajar tentang sejarah kota Jakarta dan Indonesia

MUSEUM NASIONAL INDONESIA

Tempat pertama adalah MUSEUM NASIONAL INDONESIA, yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat  12, 10110, Jakarta Indonesia.

1

 

Peta Museum Nasional Indonesia

Museum Nasional adalah sebuah lembaga studi warisan budaya dan pusat informasi edukatif kultural dan rekreatif, mempunyai kewajiban menyelamatkan dan melestarikan benda warisan budaya bangsa Indonesia. Hingga saat ini koleksi yang dikelola berjumlah 141.899 benda, terdiri atas tujuh jenis koleksi yaitu prasejarah, arkeologi, keramik, numismatik-heraldik, sejarah, etnografi, dan geografi.

2    3

Gedung Museum Nasional Indonesia pada tahun 1900-an (kiri) dan kini (kanan)

Gedung Museum Nasional Indonesia memiliki 2 sayap yang disebut GEDUNG GAJAH (Bangunan lama) dan GEDUNG ARCA (Bangunan baru). Museum ini didominasi warna putih dengan ornament pilar-pilar putih.

4    5

Gedung Gajah (kiri) dan Gedung Arca (kanan)

 6

Tampak dalam dari museum

MONUMEN NASIONAL JAKARTA

Teman-teman pasti sudah tidak asing lagi dengan yang satu ini. Menara dengan api abadi pda puncaknya ini merupakan landmark dari kota Jakarta yang sangat terkenal. Dibangun mulai tanggal 17 Agustus 1961 dan mulai dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975, tugu ini dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia melawan pemerintah kolonial Hindia-Belanda. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

Ciri Khas Tugu Monumen Nasional
Arsitektur Tugu Monumen Nasional dan dimensinya penuh mengandung lambang khas budaya bangsa Indonesia. Bentuk tugu yang menjulang tinggi melambangkan lingga (alu/antan), sedangkan pelataran cawan melambangkan yoni (lumpang). Alu dan lumpang merupakan alat rumah tangga yang terdapat hampir di setiap rumah pribumi Indonesia. (Note: mengapa dianggap perlu pencantuman kata ‘pribumi’)

7              8

Tugu Monumen Nasional                                   Dimensi Tugu

Lingga dan yoni melambangkan positif dan negatif, seperti lelaki dan perempuan, siang dan malam, air dan api, langit dan bumi sebagai lambang dari alam yang abadi.

Di pelataran puncak tugu, api nan tak kunjung padam, melambangkan tekad bangsa Indonesia untuk berjuang yang tidak akan pernah surut sepanjang masa. Tinggi pelataran cawan 17 meter dan tinggi ruang Museum Sejarah 8 meter, luas pelataran cawan yang berbentuk bujur sangkar berukuran 45 meter X 45 meter merupakan pelestarian angka keramat Proklamasi Kemerdekaan RI 17-8-1945.9

Lidah Api Monas, dilapis oleh emas murni

Bagian-bagian Utama Tugu Monumen Nasional

Ruang Museum Sejarah
Ruang Museum Sejarah terletak 3 meter di bawah permukaan halaman Tugu Monumen Nasional dengan ukuran luas 80X80 meter persegi. Dinding, tiang, dan lantai secara keseluruhan berlapiskan marmer.

Di ruang Museum Sejarah terdapat 51 jendela peragaan (diorama) yang mengabadikan peristiwa sejarah sejak zaman kehidupan nenek moyang bangsa Indonesia, perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia, hingga masa pembangunan Orde Baru.

10   11

Interior Museum Sejarah                            Diorama Perjuangan

Ruang Kemerdekaan
Ruang Kemerdekaan berbentuk amfiteater yang terletak di dalam Cawan Tugu Monumen Nasional. Di dalamnya terdapat empat atribut kemerdekaan Republik Indonesia; Peta Kepulauan Negara Republik Indonesia, Bendera Sang Saka Merah Putih, Lambang Negara Bhinneka Tunggal Ika, dan Pintu Gapura yang berisi Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. (Note: Bendera Sang Saka Merah Putih disimpan di Istana Merdeka, yaitu istana yang menghadap Monas)

12    13

Ruang Kemerdekaan                                                Naskah proklamasi asli

Pelataran Puncak
Pelataran Puncak Tugu Monumen Nasional terletak pada ketinggian 115 meter dari halaman Tugu Monumen Nasional. Dengan elevator tunggal berkapasitas maksimum 11 orang pengunjung dapat mencapai Pelataran Puncak yang luasnya 11X11 meter persegi, dan dapat menampung sebanyak 50 orang. Di pelataran ini, pengunjung dapat menikmat pemandangan seluruh penjuru kota Jakarta. Di sekeliling rangka elevator di dalam badan Tugu, terdapat tangga darurat yang terbuat dari besi.

14

Pelataran puncak Monumen Nasional

Lidah Api Kemerdekaan
Lidah Api di Pelataran Puncak dibuat dari perunggu seberat 14,5 ton dengan tinggi 14 meter dan berdiameter 6 meter, terdiri dari 77 bagian yang disatukan. Seluruh permukaan Lidah Api berlapis emas (gold leaf) seberat lebih kurang 50 kg. Ketinggian dari halaman Tugu Monumen Nasional sampai dengan puncak Lidah Api adalah 132 meter.

Sumber: Brosur ‘Monumen Nasional’ (Dinas Kebudayaan dan Permuseuman, Provinsi DKI Jakarta, Unit Pengelola Monumen Nasional)

Alamat:
MONUMEN NASIONAL (MONAS)
Jalan Silang Monas
Jakarta

Telp. 021-344 7733, 351 4333, 384 2777
Fax. 021-344 7733

Jam Kunjungan:
Senin-Minggu 08.30-17.00
Libur buka

Tiket:
Dewasa Rp 2.500,00 (Pelataran Cawan), Rp 7.500,00 (Pelataran Puncak)
Mahasiswa/Anak-anak Rp 1.000,00 (Pelataran Cawan), Rp 3.500,00 (Pelataran Puncak)

KOTA TUA JAKARTA

Kota Tua Jakarta, juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama (Oud Batavia), adalah sebuah wilayah kecil di Jakarta, Indonesia. Wilayah khusus ini memiliki luas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat (Pinangsia,Taman Sari dan Roa Malaka).15

Sebagai permukiman penting, pusat kota, dan pusat perdagangan di Asia sejak abad ke-16, Oud Batavia merupakan rumah bagi beberapa situs dan bangunan bersejarah di Jakarta

 

 

 

 

 

 

 

 

Peta Kota Tua Jakarta

Berikut adalah beberapa contoh bangunan cagar budaya di kawasan Kota Tua Jakarta:

16   17

Gedung Arsip Nasional                                           Vihara Dharma Bhakti

18     19

Gereja Sion                                                        Stasiun Jakarta Kota

20

Museum Sejarah Jakarta

21   22

                                    Toko Merah                                                                 Cafe Batavia

23    24

Museum Bank Mandiri                                         Museum Bank Indonesia

30    31

Museum Wayang                                          Museum Seni Batavia

25

Jembatan Tarik Kota Intan

 26  27

                                    Galangan VOC                                                      Gedung Dassad Musin

28 29

Menara Syahbandar                                                 Museum Bahari

Saat ini, banyak bangunan dan arsitektur bersejarah yang memburuk kondisinyaseperti: Museum Sejarah Jakarta (bekas Balai Kota Batavia, kantor dan kediaman Gubernur Jenderal VOC), Museum BahariPelabuhan Sunda Kelapa, dan Hotel Omni Batavia.

Tetapi, masih ada usaha perbaikan Kota Tua, khususnya dari berbagai organisasi nirlaba, institusi swasta, dan pemerintah kotayang telah bekerjasama untuk mengembalikan warisan Kota Tua Jakarta. Tahun 2007, beberapa jalan di sekitar Lapangan Fatahillah seperti Jalan Pintu Besar dan Jalan Pos Kota, ditutup sebagai tahap pertama perbaikan.

Dalam pengembangan daerah Jakarta, pemprov DKI Jakarta menghancurkan beberapa bangunan atau tempat yang berada di daerah kota Tua Jakarta dengan alasan tertentu. Tempat tersebut adalah:

Nah itu adalah beberapa tempat liburan di Jakarta yang tidak hanya menyenangkan, tapi juga edukatif. Sebagai calon arsitek, mengunjungi tempat-tempat demikian akan menumbuhkan kepekaan kita terhadap komposisi bangunan yang baik dan indah. Kita dapat belajar dari arsitek-arsitek hebat jaman dahulu lewat pengamatan terhadap bangunan tersebut. Selamat menjelajah, and have a wonderful holiday guys!!

(diolah dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s