Arsitek IDEALIS dan KOMERSIL !!?

Pilih yang mana? Atau mau jadi dua dua nya?
Bisa ga mengkotak – kotakkan arsitek yang ini komersil atau arsitek yang itu idealis?
Pada kenyataannya istilah idealis dan komersil itu sendiri masih “belum bisa ditegaskan”
Idealis….. mungkin pendapat yang paling mendekati istilah ini adalah : profesi arsitek = pelayanan, maksudnya? Dalam membangun sebuah karya tidak hanya memikirkan klien (baca:keuntungan pribadi) tetapi juga memikirkan dampak karya yang dibangun bagi kepentingan umum dan lingkungan sekitar, sehingga dalam benak arsitek yang ini sering terngiang kata – kata: sustainable, green architecture, d k k.
Komersil…..pendapat yang sering kali muncul adalah : profesi arsitek = duit, jadi entah bagaimana caranya: klien puas, dapat keuntungan, sesuai selera pasar… tapi ngga “sustainable” sedikit ga papa lah, ga “green” ga papa lah, yang penting klien senang rumahnya bisa ngikuti trend, bisa ngikuti selera pasar, arsitek puas klien puas.
Terus kalau arsitek yang idealis tadi, yang katanya dah memikirkan lingkungan sekitar, bangunannya green, sustainable, ga merusak lingkungan, dapat bayaran atas hasil kerja kerasnya, bisa ga dia langsung dibilang sebagai arsitek komersil? Padahal yang katanya idealis tadi kan ngga mencari uang tapi dia toh layak dapat uang atas hasil kerja kerasnya?
Sebaliknya kalau ada arsitek yang katanya komersil tadi, mengerjakan proyek dengan sepenuh hatinya, sampai dah menimbang – nimbang untung rugi bagi lingkungannya, terus secara ga sadar karyanya jadi sustainable, jadi berguna bagi lingkungan sekitar….. dia jadi arsitek yang idealis dong?
Kenyataan yang terjadi dalam dunia arsitektur: dalam membangun karyanya, seorang arsitek pasti menyeimbangkan sisi idealis dan sisi komersilnya, contoh kasus: dalam sebuah rumah ada kamar pembantu ukurannya pas – pas an. Sebelumnya, kliennya ternyata malah minta ga ada kamar pembantu sama sekali, tapi arsiteknya memperjuangkan tetap ada kamar pembantu, jadi deh ada kamar pembantu tapi mungkin agak sempit soalnya di “paksa – paksa” in masuk denah.
Arsitek adalah profesi dan profesi berarti mencari uang, mencari uang berarti ada sesuatu yang bisa di komersilkan, apa lagi yang bisa dikomersilkan dari seorang arsitek kalau bukan karyanya?
Bisa dikatakan kalau jadi arsitek yang bener – bener “idealis” mungkin ya ga makan, sehingga kenyataan di lapangan adalah seperti “kasus kamar pembantu” di atas. Tapi apakah ini berarti arsitek menjual keidealisannnya? NGGA, keidealisan adalah bagian dari diri arsitek tersebut, jadi ngga mungkin dong menjual sesuatu yang merupakan bagian dari dirinya sendiri.
Ngga ada yang salah dengan menjadi (katanya) “komersil” seperti pendapat orang orang, toh ga merugikan siapa – siapa





_Archblog_

One thought on “Arsitek IDEALIS dan KOMERSIL !!?

  1. Pingback: contoh rumah idealis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s