Bank Panitia 2013

CV bisa di download si siniUntitled-1

Advertisements

COMING SOON

Hai Archiess, kali ini Himaartra online akan mengulas tentang 10 bangunan futuristik yan direncanakan akan terealisasi tahun 2013. Mau tau kaya gimana kerennya? Cekidot..

1. Cobra Towers

1.01.4.1

3502179880840_hmwYOsvR_l

Kuwait Cobra Menara Burj atau Cobra adalah sebuah konsep yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan CGI (CDI Gulf International). Menara ini seharusnya memutar untuk memberikan efek spiral keren. Ada pertanyaan seperti “Bagaimana lift yang bekerja?” begitu dan sebagainya. Ahli mengatakan mereka akan menggunakan tabung udara bertekanan sebagai gantinya. Itulah yang desain baru yang harus dilakukan, berbaur dengan kreativitas utilitas. Bentuknya yang menyerupai dua kobra merangkul melambangkan persatuan yang ada di negara ini.

 

2. Amtek Office Building

  amtek-office-building-_02_JwG9I_17621amtek-office-building_IFLK1_58

Memperkenalkan tradisional sains Indian yang bernama “Vaastu Shastra” ke arsitektur modern. Hal ini ditunjukkan dengan entrance yang menghadap ke timur. Bangunan ini berisi toko-toko retail dan lantai teratas adalah tempat makan. Cladding bangunan ini terbuat dari kaca, sehingga aktivitas di dalam bangunan dapat terlihat. Shading aluminium yang ada bukan hanya sebagai penyangga cladding eksterior, tetapi juga sebagai pemberi bentuk unik pada desain bangunan.

 

3. The Leaning Tower of Abu Dhabi

CapitalGate1capitalgatetower4

Bangunan ini mengantongi julukan “Bangunan Miring Tertinggi ” yang diberikan oleh buku rekor dunia. Dimiliki dan dikembangkan oleh ADNEC (Abu Dhabi National Exhibitions Company), menara 35 lantai ini telah dibangun untuk dengan kemiringan 18 derajat ke arah barat. Ketika selesai pada akhir tahun ini, lantai 2-16 akan digunakan untuk hunian 20.000 meter persegi dan ruang kantor eksklusif, lantai 18 ke atas akan berisi “Hyatt Capital Gate” (hotel bintang lima), serta lantai 1 dan 17 akan terdiri dari ruang pabrik. Lantai 19 akan ada sebuah kolam renang outdoor dan dari sana tampak sebuah atrium internal yang meruncing. Juga, lebih dari 80 meter di atas tanah akan ada kantilever menjorok ke luar menara.

 

4. It Parks

a

Bentukan bangunan ini menyerupai rantai DNA yang merupakan salah satu penyebab perbedaan karakter antara manusia yang satu dengan yang lainnya. Bangunan ini adalah tempat orang dari berbagai komunitas yang berbeda menjadi satu untuk membagikan ilmu yang mereka tahu, sehingga menjadi landasan sebuah perusahaan. Keuntungan lainnya, bangunan ini bisa juga berfungsi sebagai “Landmark”.

 

5. Shanghai Tower

                         1 2 3

Bangunan ini memiliki tinggi 632 m dengan total 121 lantai. Shanghai Tower yang tinggi ini terletak di pusat Lujiazui Keuangan dan Trade Zone, dan berdekatan dengan Menara Jin Mao dan Shanghai World Financial Center. Bangunan ini terdiri dari sembilan bangunan silinder, ditumpuk dan tertutup dalam kulit ganda luar, desain ultra-modern, dengan berbasis di San Francisco Gensler. Bangunan ini difungsikan sebagai ruang rumah kantor, sebuah hotel mewah, sembilan kebun, komponen ritel, fasilitas budaya, dan hiburan. Desain fasad kaca dimaksudkan untuk mengurangi beban angin pada bangunan sebesar 24%, yang berarti bahan bangunan lebih sedikit diperlukan, termasuk baja bisa dihemat hingga 25%. Sebagian besar energi menara akan diberikan oleh sistem tenaga konvensional, yang dihasilkan oleh turbin angin sumbu vertikal di bagian atas menara. Selain itu, pemanasan bangunan dan sistem pendinginan akan menggunakan teknologi panas bumi untuk menyediakan energi. Bangunan ini juga lengkap dengan pohon sebanyak sepuluh meter yang dapat membantu secara alami mengatur pendinginan gedung antara kulit gandanya.

 

6. Greenland Zhengzhou Towers

ZZ_6_0 ZZ_5_0

 

 

Bangunan ini dirancang oleh Brininstool, Kerwin dan Lynch. Menurut deskripsi arsitek, bentuk unik berakar pada pengaruh budaya, di mana massa dapat diidentifikasi dengan formasi gunung ditemukan di luar Zhengzhou. Ekspresi seimbang antara simbolisme sejarah dan inovasi kontemporer.  Bangunan ini difungsikan untuk kantor dan hotel butik bintang lima. Selain fasilitas khas hotel yang diberikan oleh hotel mewah (ballroom, kolam renang lap, spa, pusat kebugaran, dll), di timur kompleks ini terdapat taman meditasi. Menara ini dibangun dari beton bertulang dan baja dengan sistem dinding tirai kaca. Bangunan itu mengandalkan pencahayaan pasif. Selain untuk mengatasi berbagai jenis hunian yang diusulkan, ini juga mengkapitalisasi pada pemandangan Zhengzhou.

 

7. Chaoyangmen SOHO III

645

Bangunan ini dirancang oleh Zaha Hadid di situs besar premium langka di kota Beijing, barat dari East 2nd Ring Road di daerah Chaoyangmen. Bangunan ini dikelilingi oleh fasilitas perkotaan yang berbeda termasuk ruang luar, kantor dan ruang hunian. Luas total pembangunan proyek ini adalah 334.000 meter persegi, yang 166.000 dan 86.000 meter persegi ditujukan untuk kantor dan penggunaan ritel masing-masing. Ini adalah proyek komersial terbesar di East 2nd Ring Road untuk saat ini. Proyek ini dirancang berdasarkan halaman tradisional Cina. Proyek ini dipahami sebagai serangkaian volume terus menerus yang mengalir menyatu dengan menggunakan jembatan yang membentang untuk menciptakan dunia yang saling adaptasi terus menerus. Artinya, 360 derajat dunia arsitektur yang mencakup kota dan memeluk kita. Bangunan ini tidak memiliki sudut, tidak mengganggu transisi, tetapi segala sesuatu berkembang, sangat terinspirasi oleh alam.

 

8. CityLife Milano

milano_citylife_grattacieli1202928573_108e8ac256_b

Proyek Citylife ini terletak di jantung kota Milan, tepatnya di pusat daerah bersejarah fiera, di dalam sebuah taman seluas 160.000 meter persegi. Bangunan ini melibatkan sekelompok arsitek, yaitu zaha hadid, Arata Isozaki dan Daniel Libeskind. Citylife membawa model baru untuk bekerja dan liburan ke kota, daerah untuk dinikmati dengan berjalan kaki atau dengan sepeda, dengan lalu lintas beredar hanya di bawah tanah. Di Pusat proyek ini terdapat tiga menara perkantoran, yaitu (dari kanan) torre Isozaki (202m, 50 lantai), torre hadid (170m, 44 lantai), dan torre Libeskind (150m, 30 lantai). Proyek ini memiliki fungsi sebuah museum seni kontemporer, area perbelanjaan dengan bar dan restoran, dan paviliun untuk pameran, olahraga, hiburan dan fashion.

 

9. Dragonfly

nyc_dragonfly_inside vincent_callebaut_dragonfly1

Arsitek Vincent Callebaut yang merancang “Dragonfly” pertanian vertikal untuk kota New York terdiri dari 132 lantai, dengan ketinggian kurang lebih 600m akan berisi tempat tinggal, kantor, ruang pertanian, dan bahkan daerah didedikasikan untuk tumbuh dan belajar baik menghasilkan dan ternak.

 

10. Singapore Pavilion Finalist

untitled-31z singapore_pav_designact01

The Singapore Pavilion didorng untuk menyajikan Singapura sebagai contoh kota yang sempurna dari sebuah kota yang menampung semua kemungkinan mengubah kehidupan semua orang yang datang. Tujuan utamanya adalah untuk menawarkan Singapura baik sebagai kota impian, maupun kota bervisi. Pavilion menunjukkan sisi dari kota yang terus didorong oleh perubahan progresif. Hal ini di bawah payung kuat kata trans-lingual yang juga mewakili semangat Singapura. Struktur fisik Pavilion Singapura menonjol dari sekitarnya dengan sedang dirancang untuk terlihat seperti awan, yang berhubungan erat dengan mimpi. Bangunan ini memiliki tiga tingkatan: basement, lantai dasar (Plaza), dan mezzanine dalam Pavilions yang mencerminkan awan mahkota. Ini akan berisi 8 ruang terpisah dari pengalaman, yang semuanya berkumpul untuk memungkinkan narasi Kisah Singapura menjadi hidup. PaviliunNYA terbuat dari awan digital yang selalu berubah, ada padang rumput, hujan, awan, dan lain-lain. Bangunan ini terdiri dari 3866 kubus ukuran modular dengan berbagai tingkat transparansi, paviliun yang strategis dan miring di dasar untuk memungkinkan pengunjung untuk mengalami ritual membuat impian mereka menjadi kenyataan.

Sumber :

http://thissavvyworld.tumblr.com/post/5188943832/the-world-of-structural-engineering-is-growing

http://designspiration.net/image/3502179880840/

http://www.designbuzz.com/amtek-office-building-brings-flow-of-energy-in-architecture/

http://www.turtok.com/spiralling-cobra-tower-in-kuwait/

http://architecturelinked.com/profiles/blogs/the-leaning-tower-of-abu-dhabi

http://www.bklarchitecture.com/mixed-use/greenland-zhengzhou-towers#

http://designorgan.org/Project/ITParks/DNAStrand.htm

http://www.archdaily.com/157669/greenland-zhengzhou-towers-brininstool-kerwin-lynch/

http://www.designboom.com/architecture/zaha-hadid-galaxy-soho-chaoyangmen-soho-now-under-construction/

http://a2-2a.blogspot.com/2009/08/architect-chaoyangmen-soho-iii-beijing.html

http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=391698

http://wordlesstech.com/2011/01/05/chaoyangmen-soho-iii-project-in-beijing-for-offices-and-residential-spaces/

http://www.worldarchitecturenews.com/index.php?fuseaction=wanappln.projectview&upload_id=21879

 

GADA 2013

SONY DSC
GADA atau Geest Van De Architectuur udah selesai nih guys! Acaranya, baik lomba maupun pamerannya, berlangsung dengan sangat menarik. Antusias peserta dan pengunjung sangat terlihat sekali. Hal ini tampak dari banyaknya foto dan vote-vote yang masuk. Total peserta GADA tahun ini adalah 336 peserta dengan jumlah foto lebih dari 600 buah. Sedangkan, untuk voting pemilihan juara favorit versi pengunjung, total ada 900 lebih suara yang masuk. Banyak banget, kan?
SONY DSCDSC_0872
Hmm… Ngomongin soal foto nih, Archies, tema lomba fotografi arsitektur kita tahun ini adalah Composition in Building Façade. Banyak hal yang bisa terpikir saat mndengar kalimat itu. Tapi, kira-kira apa ya, alasan panitia memilih tema itu?
“Zaman sekarang, building façade itu semakin menarik dan semakin unik, tapi nggak semua orang tahu tentang hal itu. Makanya mau diekspor lebih lagi di bidang itu lewat lomba ini.”
Begitulah kata Jessyca Felany selaku ketua panitia GADA atau Geest Van De Architectuur ini.

IMG_4005
SONY DSC

Dari ratusan foto yang ada, finally terpilih foto yang berhasil menang menjadi juara 1, yaitu karya milik Ahmad, siswa SMA AL-Quran Hanifida di Jombang. “Masjid Nabawi” yang terletak di Madinah menjadi objek foto Ahmad.
IMG_4154
“Awal lihat sih sudah tertarik untuk foto payungnya aja, karena komposisinya sangat pas dan oke dari segi bentuk, repetisi dan garisnya. Akhirnya saya mencari angle yang lebih menarik dan lebih baik. Dan setelah mengelilingi masjid selama 20 menit, akhirnya saya mendapat angle dan sudut yang pas buat foto, yaitu dengan mengkombinasikan tower, gerbang masjid dan payung-payung tersebut,” kata Ahmad, juara 1 GADA tahun ini.
Ya, selamat buat Ahmad yang berhasil memenangkan GADA tahun ini!
IMG_4252Selamat juga buat semua panitia yang udah berhasil menyelenggarakan event ini. Maju terus GADA! Dan sampai jumpa tahun depan! ☺

ARCHITECT OF THE WEEK — COSMAS D. GOZALI

Kali ini, Himaartra Online akan mengenalkan kalian kepada salah satu arsitek muda Indonesia profesional yang sudah berpengalaman dan mendapatkan banyak penghargaan dalam sebagian besar karya-karyanya di  bidang arsitektur, Cosmas D. Gozali.

1Arch. Dipl. Ing., Cosmas Damianus Gozali, IAI adalah arsitek muda yang sudah malang melintang di dunia arsitektur selama belasan tahun. Karir nya sebagai arsitek dimulai setelah lulus dari Technische Universitats Wien, Wina, Austria pada tahun 1992. Arsitek berperawakan tegap ini sudah menghasilkan banyak karya yang membuatnya memenangkan berbagai penghargaan, diantaranya adalah Rumah Ganesha di Bali yang memenangkan IAI Award Winning Team pada tahun 2002, Rumah Origami (Bandung,2002) dan Rumah Opera (Jakarta, 2002) yang memenangkan ICI Award Winning Team. Pada tahun 2005, beliau membuka konsultan arsiteknya sendiri yang diberi nama Atelier Cosmas Gozali (ACG) yang bergerak dalam bidang arsitektur, interior, dan lansekap.

Konsep yang diusung oleh Cosmas adalah Promenade de Architektura yang diadaptasi dari konsep Le Corbusier tapi dibawakan dengan lebih modern. Ciri khas karya arsitektur Cosmas adalah banyak menggunakan warna putih dan terang benderang. Alasan beliau adalah karena beliau ingin memaksimalkan potensi cahaya matahari sebagai sumber cahaya gratis sebanyak-banyaknya di dalam ruangan.  “Saya banyak menyarankan penggunaan warna putih karena warna putih dapat meningkatkan efek terang”, kata arsitek yang sudah 19 tahun berkiprah ini. Selain itu, warna putih juga merupakan warna yang netral sehingga dapat memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para pemilik rumah untuk dapat meletakkan pernak-pernik rumah tanpa takut tidak serasi dengan warna dinding. “Putih adalah warna netral. Saya tidak ingin memberi warna yang terlalu dominan, agar pemiliknya bisa berinteraksi dengan bangunannya. Mungkin ia punya lukisan, patung, kain batik, foto keluarga , dan apapun yang mau pemilik gantung. Dengan warna putih, ia akan mudah menempatkannya” ,tandasnya.

  2 3

Selain itu, proyeknya banyak mengaplikasikan interaksi dengan ruang luar, sehingga keharmonisan yin-yang antara ruang luar dan ruang dalam dapat tercapai secara seimbang. Maka beliau banyak mengaplikasikan bukaan-bukaan lebar ke arah luar. “Saya menginginkan agar ruang-ruang itu banyak berinteraksi dengan perasaan. Jadi, besarnya suatu ruangan bukan karena luasnya secara matematik, tetapi lebih kepada perasaan yang didapatkan. Perasaan enak itu yang harus didapatkan.” ,katanya.

   a b

Menurutnya, kemampuan berinteraksi dengan klien adalah sesuatu yang sangat penting untuk dimiliki oleh para arsitek. Biasanya beliau akan mengajak klien untuk diskusi dan sharing sehingga dapat diketahui karakteristik klien tersebut seperti apa. Selanjutnya, Cosmas akan memberikan masukan kepada klien tersebut, sehingga dapat membuka wawasan klien terhadap arsitektur, sehingga dapat membantu klien untuk mendapatkan hunian yang sesuai dengannya.“Kita harus mengetahui psikologi manusia, khususnya kebiasaan kehidupan orang. Itu yang kita coba berusaha penuhi. Bukan berarti kita 100% mengikuti kemauan klien. Kita mempunyai kewajiban untuk mengedukasi klien mengenai hal-hal baru yang kita anggap positif. Di sana klien belajar sesuatu yang baru, akhirnya ada adaptasi dan perubahan yang  membuat klien menjadi lebih nyaman”, jelasnya.

    c d

Bagi Cosmas, arsitek tentu memiliki ciri khas atau karakter yang cukup dominan, tetapi tugas seorang arsitek sebenarnya menciptakan untuk orang lain. Sehingga, harus cukup memberi ruang bagi pemilik, jangan sampai penghuni tidak bisa bergerak lagi dalam ruang yang ia miliki, karena sudah ditentukan/dipatenkan semuanya.

Sumber: http://buildingindonesia.biz/2011/03/21/arch-dipl-ing-cosmas-d-gozali-iai/ dengan perubahan seperlunya

More info: Soul of Space by Cosmas D. Gozali ; http://www.aryacipta.com